Sabtu malam waktu dimana orang senantiasa mencari hiburan atau sekedar mencari santapan malam.

Begitu juga dengan kedua orang ini, Mark dan Donghyuck kini menuju ke venue konser The 1975 yang Mark janjikan.

Setelah mampir untuk mengisi perut mereka langsung menuju ke area venue, dan langsung masuk ke antrean.

Tangan si lelaki gemini itu ditarik oleh pacarnya agar tak menghilang dari pandangannya, kerumunan orang mulai meramaikan suasana.

Lagu mulai bergema, alunan musik yang dimainkan membuat semua orang yang berada disini menari menggerakan tubuhnya.

Lagu pertama telah selesai dilanjut dengan lagu kedua, sejauh ini Mark dan Donghyuck sangat menikmati konsernya.

Setelah lagu ‘Me & You Together Song’ kini saatnya sesi break, suasana tak terlalu hening karena banyak orang yang berbincang.

Donghyuck menyenderkan kepalanya di bahu Mark. Tangan Donghyuck berada disaku baju Mark.

“Makasih buat konser hari ini”

“Are you happy with me?” Tanya Mark.

Donghyuck menegakan kepalanya dan menatap kekasihnya itu sinis “Gak usah nanya juga kamu tau jawabannya”

“Aku cuma mastiin kalau kamu bahagia sama aku, babe”

“Of course i’m happy with you”

Setelah mendengar jawaban dari Donghyuck ia mengusak kepalanya dan merangkul bahu Donghyuck suoaya kebih mendekat.


Tak terasa sudah diakhir acara.

‘It’s not living if it’s not with you‘ menjadi penutup konser kali ini.

Mark menarik tangan Donghyuck karena pacarnya itu hampir hilang dari gengamannya.

Mark mengeluarkan ponselnya dan merekam lagu terakhir ini.

Donghyuck mengangkat satu tangannya tanda menikmati penampilan band favorit nya.

Danny ran into some complications He falls asleep during conversations He's gotta search the street when he's on vacation The worst thing is that I'm in the same situation And all I do is sit and think about you If I knew what you'd do Collapse my veins, wearing beautiful shoes It's not living, if it's not with you

Mark berhenti merekam ke arah panggung, ia kini mengarahkan kameranya ke wajah kekasihnya itu yang tengah menikmati alunan musik.

Donghyuck masih tak sadar dengan tatapan Mark yang semakin intens.

And Danny says we're living in a simulation But he works in a petrol station (Selling petrol) He says it all began with his operation And I know you think you're sly but you need some imagination

Keduanya semakin menjauh dari panggung karena ombak yang dibuat oleh kerumanan orang disana, mereka berada di belakang kerumunan itu.

Walau begitu Mark tidak pernah melepaskan pandangannya, dan sekarang lelaki leo itu meraih tangan sang kekasih.

Mark menyanyi, sambil menatap Donghyuck.

And all I do is sit and think about you If I knew what you'd do Collapse my veins, wearing beautiful shoes It's not living, if it's not with you All I do is sit and drink without you If I choose, then I lose Distract my brain from the terrible news It's not living, if it's not with you

Mark bernyanyi, bernyanyi sambil menatap dunianya. Yang ditatap tak memperdulikannya, sama sekali tak menotisnya.

“Mark?” Donghyuck baru sadar.

“Kenapa kamu liatin aku terus?” Sambungnya.

Mark hanya membalas pertanyaan itu dengan senyuman tipis, mukanya tak terlalu terlihat lantaran pencahayaan yang tak terang, tapi sesekali lampu panggung menyorotnya.

I can't stop sweating or control my feet Got a twenty-stone monkey that I just can't beat I can stage a situation, but I just can't eat And there's a feeling, you're replacing embrace

It's true that– All I do is sit and think about you If I knew what you'd do Collapse my veins, wearing beautiful shoes It's not living, if it's not with you All I do is sit and drink without you If I choose, then I lose Distract my brain from the terrible news It's not living, if it's not with you

Oh, and Johnny got a job in a bank, I think And he spent the time trying to pack in the drinks for me

“Hey Mark?” Sekali lagi Donghyuck memanggil.

Masih tidak ada jawaban, Mark malah mendekatkan bibirnya pada bibir Donghyuck tak peduli dengan orang banyak disekitarnya.

Mark mencium bibir plum Donghyuck dan melumatnya singkat.

Donghyuck tak banyak pergerakan ia masih mematung dengan kejadia yang baru terjadi tadi, setelah beberapa bulan hubungannya berjalan ini kali pertama Mark mencium bibirnya.

Mark menarik tengkuk Donghyuck ia memperdalam ciumannya hingga Donghyuck membalas lumatan itu.

I feel sick and I know I that I'll lose, but It's not living, if it's not with you (It's not, it's not) It's not living, if it's not with you (It's not, it's not) (It's not, it's not) It's not living, if it's not with you (It's not living, if it's not with you) (It's not, it's not) (It's not, it's not) (It's not, it's not) (It's not living, if it's not with you)

Mark melepaskan lumatannya, bibirnya mendekat ke telinga Donghyuck “Hyuck, it’s not living if it’s not with you” bisik Mark pada Donghyuck dipenghujung lagu itu.

Mungkin terdengar gombal tapi memang begitu nyatanya yang dirasakan Mark. Rasanya tidak hidup jika tidak bersama Donghyuck yang ia cintai.

Malam itu, malam yang mereka habiskan berdua ditemani The 1975, yang juga menjadi malam dimana kali pertama Mark mecium Donghyuck.