Photoshoot

Haechan kini sedang melihat hasil photoshootnya.

“Bagus Lee Haechan, skill kamu semakin meningkat setelah setahun kita kerja sama” ujar kepala produser yang bertanggung jawab di photoshoot dia kali ini.

“Makasih om” Haechan melemparkan senyumnya kepada Johnny produser sekaligus om-nya.

“Kalo gitu saya tinggal dulu ya?” Pamit Johnny

“Oh iya om”

Johnny pergi meninggalkan Haechan dan menepuk pundaknya.

Dari kejauhan terlihat ada seorang lelaki bertubuh tinggi menghampiri Haechan.

“Permisi, Lee Haechan?” Tanya si lelaki itu.

“Ah iya, siapa?”

“Kenalin saya doyoung personal assisten Mark Lee pemilik LeeFac Corp.”

“Halo kak Doyoung, apa ada keperluan?” Tanya Haechan ramah ke orang yang ternyata adalah personal assisten Mark.

“Saya disuruh sama Pak Mark, beliau mau ketemu sama kamu, kamu bisa langsung keruangannya”

“Okay kak”

“Mari saya antar” Doyoung menunjukan jalan ke ruangan mark yang berada di lantai 8 gedung.

Haechan mengikuti Doyoung dari belakang, hingga tiba lah mereka di depan ruangan Mark.

Tangan Doyoung bergerak mau mengetuk pintu di depannya, tapi Haechan menahannya “tunggu, gausah diketuk dulu saya mau nelepon seseorang”

“Ah kalau begitu baik, saya tinggal ya” Doyoung meninggalkan Haechan sendirian didepan ruangan Mark.

“Mark lee, nama yang ga asing kyknya gue pernah denger nama dia” Haechan bermonolog.

Namun pikirannya itu pecah seketika karena mendapat notifikasi pesan masuk.

Ia melihat notifikasi yang masuk, ternyata itu Luke, FWB-nya.